Masa remaja adalah masa peralihan
atau transisi dari masa anak-anak ke masa dewasa. Pada masa itu remaja sering
diliputi oleh banyak ketidaktahuan tentang perkembangan dirinya yang dapat
menimbulkan problematika tersendiri. Problematika yang banyak dihadapi oleh
remaja tidak lain bersumber pada kurangnya informasi tentang perubahan dalam
dirinya terutama yang terkait dengan kesehatan reproduksi. Secara khusus
kesehatan reproduksi memang tidak dipelajari di sekolah sebagai bagian dari
kurikulum. masa remaja adalah masa transisi dari masa kanak-kanak ke masa
dewasa dalam segala aspek, baik biologis, psikologis maupun sosial. Masa
transisi ini adalah hal yang sulit bagi remaja, dimana proses perubahan di
dalam tubuh sedang berlangsung. Ada proses perubahan biologis antara lain
perubahan hormon, khususnya hormon reproduksi. Juga ada perubahan psikologis yang
dipengaruhi oleh pergaulan di lingkungan. Perubahan-perubahan ini membuat
kehidupan remaja menjadi sulit dan rawan. Seiring perkembangan biologis, mereka
harus menghadapi tekanan-tekanan emosi dan sosial yang saling bertentangan.
Remaja yang sedang berada pada masa
sulit, tidak pasti dan cenderung labil, mudah sekali terpengaruh informasi
global melalui media audio-visual yang semakin mudah diakses, namun minim
informasi kesehatan reproduksi. Dengan informasi akan kesehatan reproduksi yang
terbatas dan perkembangan emosi yang masih labil, remaja dihadapkan pada kebiasaan
yang tidak sehat seperti seks bebas, merokok, minum-minuman beralkohol,
penyalahgunaan obat dan suntikan terlarang. Adaptasi kebiasaan itu, seiring
dengan alat-alat reproduksi remaja yang mulai berfungsi, pada akhirnya hanya
akan mempercepat usia awal seksual aktif serta mengantarkan mereka pada
kebiasaan berperilaku seksual yang beresiko tinggi.
Jenis resiko kesehatan reproduksi yang dihadapi
remaja mempunyai ciri yang berbeda dengan anak-anak maupun orang dewasa. Jenis
resiko kesehatan reproduksi yang harus dihadapi remaja antara lain kehamilan dini
maupun kehamilan yang tidak diinginkan, aborsi, penyakit menular seksual (PMS),
kekerasan seksual, serta masalah keterbatasan akses terhadap informasi dan pelayanan
kesehatan. Resiko ini dipengaruhi oleh berbagai faktor yang saling berhubungan,
yaitu tuntutan untuk menikah muda dan hubungan seksual, akses yang rendah
terhadap pendidikan dan pekerjaan, ketidaksetaraan gender, kekerasan seksual
dan pengaruh media massa maupun gaya hidup remaja.
Kesehatan reproduksi harus dipahami dan dijabarkan sebagai siklus
kehidupan (life cycle) mulai dari
konsepsi sampai mengalami menopause dan menjadi tua. Hal ini berarti menyangkut
kesehatan balita , anak , remaja , ibu usia subur, ibu hamil dan menyusui, dan
ibu yang menopause. Setiap tahap dalam siklus kehidupan itu memiliki keunikan
permasalahan masing-masing, namun juga saling terkait dengan tahap lainnya. Ada
banyak faktor yang mempengaruhi kesehatan reproduksi dalam siklus itu, di antaranya kemiskinan,
status sosial yang rendah, diskriminasi, kurangnya pelayanan dan pemeliharaan
kesehatan, pendidikan yang rendah, dan kehamilan usia muda. Setiap faktor akan
membawa dampak bagi kesehatan reproduksi , baik secara langsung maupun tidak
langsung.
Kesehatan
reproduksi juga sangat penting karena
sangat kompleks. Alat reproduksinya sendiri berada di dalam, berbeda halnya
dengan laki-laki yang lebih nampak di luar. Oleh karenanya, tanda-tanda yang
keluar berkaitan dengan kesehatan reproduksi
sering disikapi tidak serius oleh medis, misalnya keputihan yang
dianggap sebagai hal yang biasa, padahal bisa saja merupakan tanda-tanda
ketidaksehatan yang serius. Di masyarakat juga banyak pantangan atau mitos,
serta kebijakan-kebijakan pengaturan kependudukan yang dibebankan pada rahim ,
sehingga tidak berkuasa atas tubuhnya
sendiri. Kompleksnya kesehatan reproduksi
menuntut pemahaman yang komprehensif dan menuntut dirumuskannya hak-hak
kesehatan reproduksi .
DAFTAR PUSTAKA :
https://www.researchgate.net/publication/319185022_Problematika_Remaja_Akibat_Kurangnya_Informasi_Kesehatan_Reproduksi
Sangat bermanfaat, terimakasih
BalasHapusIya terima kasih kembali
HapusTerimakasih
BalasHapusTerima kasih kembali
HapusIzin kopas sukses selalu kak!
BalasHapusSiap kak
HapusTerima kasih kak artikel nya sangat membantu
BalasHapusMakasih kakak ini bgs banget
BalasHapusGood ๐
BalasHapusSangat bermanfaat
BalasHapusTerima kasih kak sangat membantu informasinya
BalasHapusMantap kak, lanjutin terus artikelnya. Sangat membantu sekali ๐
BalasHapusOhhhh, gitu yahh. Wahh bagus sekali ๐
BalasHapusArtikelnya sangat membantu kak๐
BalasHapusBaguss kakk
BalasHapusMakasih kak sangat bermanfaat๐
BalasHapusPerlu banget nih pengetahuannya thanks gan
BalasHapus